Laksamana TNI (Purn) Dr Marsetio diundang sebagai visiting professor dalam kapasitasnya sebagai pakar maritim di Naval Postgraduate School Monterey, California (29/11). Dalam kesempatan tersebut Marsetio yang merupakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) periode 2012-2015 memaparkan agenda-agenda strategis dan persoalan kemaritiman baik dalam lingkup internasional dan regional didepan para perwira tinggi angkatan laut dari berbagai negara.

Adapun yang menjadi peserta dalam kuliah tersebut antara lain perwira militer dari seluruh wilayah Amerika Serikat dan staf pemerintah dari 45 negara lainnya. Para peserta yang hadir merupakan calon pemimpin dimasa depan dinegara dan instansinya masing-masing. Mereka diseleksi dan diundang secara khusus untuk mempelajari ilmu bisnis, ilmu komputer, hubungan sipil dan militer, information warfare, simulasi dan modeling, desain kapal, sistem logistik dan sumber daya manusia.

Marsetio selain dikenal sebagai figur yang pernah menjadi perwira tertinggi di angkatan laut juga merupakan figur yang aktif berkontribusi secara akademis dengan aktif menulis buku tentang kemaritiman ditengah kesibukannya dalam mengemban tugas negara. Salah satu bukunya yang fenomenal dan sampai saat ini banyak dijadikan refrensi adalah Sea Power Indonesia dan A World Class Indonesian Navy. Dalam buku tersebut diuraikan prasyarat Indonesia menjadi negara maritim dan bagaimana cara untuk mewujudkan gagasan tersebut.

Setelah selesai mengabdi di angkatan laut, kiprah Marsetio dibidang kemaritiman ternyata terus berlanjut. Saat ini beliau menjadi penasehat diberbagai kementerian dan menjadi utusan khusus Indonesia di International Maritime Organization (IMO) di London dan menjadi Ketua Majelis Biro Klasifikasi Indonesia yang saat ini sedang diperjuangkan berkelas internasional. 

(MN/khs)

LEAVE A REPLY